Putatgede - Kangkung Itu Sederhana, Manfaatnya Bukan Kaleng-kaleng

Kangkung Itu Sederhana, Manfaatnya Bukan Kaleng-kaleng

Bagi orang Indonesia siapa yang tidak kenal dengan kangkung. Kangkung sudah menjadi santapan sehari-hari bagi orang Indonesia atau asia seperti China dan Malaysia. Kangkung adalah salah satu jenis tanaman tropis semi-akuatik. Tanaman kangkung ini dikenal memiliki rasa seperti sayuran bayam. Kangkung dikenal dengan tanaman yang memiliki biaya perawatan minim. Kamu hanya perlu jumlah air yang banyak dan pupuk yang bagus untuk menanam tanaman satu ini. Jika kamu ingin menanam kangkung di rumah tentu saja bisa. Simak tulisan di bawah ini untuk mengetahui lebih dalam tentang kangkung dan cara menanam kangkung di rumah.

Apa itu KANGKUNG ?

Kangkung atau Ipomoea aquatica adalah tumbuhan yang tumbuh di air atau di tanah yang lembab. Kangkung biasanya memiliki batang dengan ukuran sekitar 2-3 meter atau lebih. Tanaman ini memiliki akar serabut serta bisa mengapung. Daun kangkung biasanya berbentuk seperti kepala panah, namun ada juga yang berbentuk lain. Daun kangkung bisa memiliki panjang 5-15 cm dengan lebar 2-8 cm. Tanaman kangkung memiliki bunga yang berbentuk seperti terompet dengan diameter 3-5 cm dan berwarna putih dengan warna ungu muda di bagian tengahnya.

Asal usul dari tanaman air ini sebetulnya tidak begitu jelas, namun banyak ilmuwan yang menyepakati bahwa kangkung berasal dari daerah Asia Tenggara. Beberapa menyebutkan bahwa China merupakan lokasi domestikasi tanaman kangkung ini. Namun, ada juga yang berpendapat bahwa India merupakan lokasi dari asal usul tanaman air ini. Selain itu ada juga penelitian yang menunjukan bahwa tanaman air ini asli dari Afrika. Penelitian ini mendatangkan perdebatan apakah kangkung memang flora asli dari afrika atau tanaman ini diperkenalkan oleh pelaut China bernama Zheng He.

Tanaman kangkung paling banyak dijumpai di daerah Asia Timur, Asia Selatan dan Asia Tenggara. Kangkung berkembang secara alami di saluran air dan membutuhkan perawatan yang sedikit. Tidak hanya Indonesia saja, kangkung juga menjadi kudapan sehari-hari di daerah seperti Malaysia, China, Thailand, Vietnam, Filipina dan juga Kamboja. Selama Jepang menduduki Singapura ketika Perang Dunia II, kangkung tumbuh dengan sangat subur di berbagai daerah dan menjadi tanaman yang populer pada masa peperangan.

Tidak hanya di daerah Asia saja, tanaman air ini juga dibudidayakan di Australia dan Amerika Serikat. Daerah Amerika Serikat yang membudidayakan kangkung adalah California, Hawaii, texas, dan Florida. Kangkung memiliki potensi yang bagus untuk dibudidayakan di daerah yang memiliki iklim sedang. Jika di daerah non-tropis, tanaman air ini bisa ditanam dalam wadah yang diberi cukup air dengan lokasi yang mendapat sinar matahari dengan cukup.

Kangkung merupakan tanaman yang sangat sensitif terhadap udara dingin. Suhu yang bagus untuk pertumbuhan kangkung di antara suhu 23-29 derajat celcius. Jika suhu mencapai 10 derajat celcius, maka tanaman kangkung tidak bisa tumbuh dan akan rusak. Hal yang perlu digaris bawahi dalam menanam kangkung adalah, kangkung membutuhkan tanah yang lembab. Biasanya, para petani akan merendam benih kangkung sampai tumbuh kecambah untuk memastikan apakah benih tersebut bagus atau tidak.

Biasanya, kangkung siap dipanen sekitar 45-50 hari setelah pembibitan. Untuk memanen kangkung pilihlah tunas teratas, sisakan sekitar 2 inchi dari batang bawah untuk mendorong pertumbuhan kangkung baru yang bisa dipanen lagi nanti. Panen kangkung sebelum mekar lagi sehingga bisa mendapatkan kualitas kangkung yang baik.

Ketika dijual di pasaran, umumnya kangkung banyak ditemukan dalam bentuk bundel dengan berbagai ukuran. Untuk memilih kangkung yang bagus di pasaran, pilihlah yang berdaun besar dan hijau agak tua karena kangkung ini memiliki aroma yang lebih harum dibandingkan kangkung yang berdaun kecil. Jangan pilih daun yang berwarna kuning atau layu. Hindari juga memilih kangkung yang sudah rusak atau tidak segar. Untuk menjaga kesegaran kangkung, simpan di ruangan yang sejuk. Kamu bisa menyimpannya di lemari es dengan sayuran hijau lainnya.

Sebelum mengkonsumsi sayuran ini, alangkah baiknya untuk cuci kangkung dengan air bersih mengalir, lalu rendam dengan air garam sekitar 20-30 menit untuk menyingkirkan telur-telur parasit atau cacing air. Hal ini penting karena tanaman air ini tumbuh subur di perairan. Setelah itu, kamu bisa keringkan dengan kain lembut atau tisu dapur. Potong batang yang keras, batang yang lembut tentunya bisa juga dimasak.

Kangkung memiliki rasa yang manis dan lembut. Karena tanaman ini tumbuh subur di daerah perairan, tekstur kangkung jadi sedikit berlendir. Kamu bisa memasak sayuran ini dengan cara dikukus sehingga bisa menghadirkan rasa yang kontras antara batang yang renyah dan daun kangkung yang empuk dan segar. Selain dikukus, kangkung juga bisa dimasak dengan cara ditumis bersama bumbu-bumbu lainnya seperti bawang putih dan bawang merah. Perlu diingat, lebih baik membeli kangkung di tempat yang bersih atau mungkin kamu bisa menanamnya sendiri di halaman rumah belakang untuk menjaga kualitas kangkung.

Manfaat Kangkung

Tanaman kangkung memiliki banyak sekali manfaat baik untuk manusia dan juga hewan. Kangkung juga bisa diberikan kepada hewan ternak seperti sapi, babi, ikan, ayam dan bebek. Hal ini karena kangkung, terutama daunnya memiliki kandungan karoten yang tinggi. amun, dalam penelitian juga disebutkan bahwa tanaman air ini memiliki efek pencahar jika dikonsumsi dalam jumlah tertentu.

Hampir semua sayuran berdaun hijau tua memiliki nutrisi yang bagus, termasuk kangkung.

Daun kangkung memiliki banyak vitamin dan mineral. Selain itu kangkung adalah sumber serat, protein, kalsium, dan vitamin A & C yang sangat baik untuk kesehatan. Berikut adalah manfaat kesehatan mengkonsumsi kangkung.

1. Mengurangi Kolesterol

Kangkung merupakan salah satu pilihan yang baik untuk kamu yang ingin mengurangi berat badan dan mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh secara alami. Banyak peneliti membuktikan bahwa mengkonsumsi kangkung bisa menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh serta triglikosida.

2. Mengobati Penyakit Kuning dan Penyakit Hati

Kangkung telah digunakan untuk pengobatan penyakit kuning dan hati. Penelitian membuktikan bahwa ekstrak dari tanaman air ini bisa memberikan perlindungan untuk hati yang rusak akibat bahan kimia.

3. Mengatasi Anemia

Daun kangkung memiliki kandungan zat besi yang banyak. Hal ini tentunya sangat bermanfaat bagi orang yang menderita anemia. Selain itu, kangkung juga baik untuk dikonsumsi ibu hamil karena ibu hamil lebih banyak membutuhkan kandungan zat besi. Zat besi merupakan mineral yang sangat penting untuk tubuh, terutama untuk sel darah merah sebagai pembentuk hemoglobin.

4. Obat untuk Gangguan Pencernaan atau Sembelit

Tanaman kangkung memiliki kandungan serat yang tinggi. Kandungan serat ini tentunya bisa membantu pencernaan sehingga bisa mengobati berbagai gangguan pencernaan secara alami. Sifat pencahar ringan yang dimiliki tanaman kangkung sangat bermanfaat bagi orang yang sedang mengalami sembelit atau gangguan pencernaan. Selain itu, kangkung juga bisa digunakan sebagai obat cacingan.

5. Sebagai Anti Diabetes

Penelitian mengatakan bahwa mengkonsumsi kangkung secara teratur bisa membantu untuk memproduksi ketahanan terhadap stres yang bisa mengakibatkan diabetes. Kangkung juga bisa digunakan sebagai pengobatan alami untuk diabetes pada wanita hamil.

6. Perlindungan untuk Penyakit Jantung

Kangkung memiliki beberapa kandungan penting untuk tubuh seperti vitamin A, vitamin C dan juga kandungan betakaroten yang tinggi. Nutrisi-nutrisi ini memiliki peran sebagai antioksidan untuk mengurangi radikal bebas di dalam tubuh yang bisa mencegah kolesterol teroksidasi. Kolesterol yang teroksidasi ini akan menempel di dinding pembuluh darah yang bisa menghalangi peredaran darah dan menyebabkan penyumbatan arteri, stroke dan serangan jantung. Kangkung memiliki kandungan folat yang bisa mengurangi resiko penyakit jantung atau stroke. Selain itu kandungan magnesium yang ada pada kangkung bisa menurunkan tekanan darah sehingga memberikan perlindungan untuk kesehatan jantung.

7. Sebagai Pencegah Kanker

Kangkung mengandung 13 jenis antioksidan yang berbeda, sehingga kangkung merupakan pencegah kanker yang alami. Antioksidan ini diketahui bisa menangkal radikal bebas dari tubuh sehingga mengubah kondisi di mana sel kanker berkembang biak. Sayuran kangkung dinilai paling bermanfaat untuk mencegah kanker kolorektal, perut, kulit dan kanker payudara.

8. Bermanfaat untuk Kesehatan Mata

Kangkung memiliki kandungan karoten dan vitamin A yang tinggi. Nutrisi ini tentunya sangat bermanfaat untuk kesehatan mata. Tanaman ini juga bisa meningkatkan kadar glutathione dalam tubuh yang memiliki peran penting untuk mencegah penyakit katarak.

9. Meningkatkan Imun di Tubuh

kangkung merupakan sayuran hijau yang kaya akan macam-macam nutrisi. Tanaman yang murah ini merupakan salah satu makanan yang bisa meningkatkan imun di dalam tubuh secara alami dibandingkan dengan suplemen-suplemen yang di jual di toko obat. Mengkonsumsi kangkung secara rutin bisa meningkatkan sistem imun tubuh dan juga menguatkan tulang. Kangkung juga berkontribusi dalam menetralkan racun di dalam tubuh.

10. Nutrisi untuk Rambut

Memiliki rambut dan kulit kepala yang sehat tentunya membutuhkan banyak nutrisi. Nutrisi yang ada di dalam kangkung sangat bermanfaat untuk kesehatan kulit kepala dan rambut. Tanaman ini bisa membantu untuk penumbuhan rambut dan mencegah kerontokan rambut. Selain itu kangkung juga bisa meningkatkan kualitas dan memperbaiki tekstur rambut. Untuk mendapatkan rambut yang sehat, kamu bisa mengkonsumsi jus kangkung dan selada. Kamu juga bisa menambahkan rasa ke dalam jus dengan perasaan lemon. Konsumsi jus ini setiap hari untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

 


Dipost : 11 November 2022 | Dilihat : 25940

Share :